Selasa, 23 Desember 2014
:: Selamat Datang di Situs Resmi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ::
Berita

    Pemerintah Bantah adanya subsidi pada ekspor udang ke AS
    Hits: 1108 | Ditulis pada: 2013-01-16

    Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Ernawati, menyatakan pemerintah pada Selasa dinihari (15/1), telah memberi penjelasan kepada Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat soal tuduhan pemberian subsidi terhadap industri udang. Delegasi RI dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk AS, Dino Patti Djalal.

    Dalam penjelasannya, Duta Besar Dino menyampaikan bahwa kredit ekspor dan asuransi ekspor diberikan kepada seluruh usaha yang ada di Indonesia sehingga tidak dapat dianggap sebagai subsidi secara spesifik. Subsidi yang diberikan kepada nelayan kecil juga tidak dapat disamakan dengan subsidi kepada perusahaan eksportir.


    Rabu lalu (9/1), Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (Dirjen PB), Slamet Soebjakto, dihadapan wartawan usai acara Refleksi 2012 dan Outlook 2013 Kementerian Kelautan dan Perikanan, menyampaikan bahwa berdasarkan data produksi udang dan nilai bantuan yang diberikan, prosentase bantuan tersebut kurang dari 2 %. Bantuan yang diberikan pemerintah dalam rangka program revitalisasi tambak ini hanya sebagain kecil dari biaya produksi keseluruhan dan sifatnya hanya sebagai pemicu untuk menggairahkan kembali usaha budidaya udang di Indonesia. Sehingga bantuan tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai subsidi.


    Kini pemerintah tinggal menunggu apakah akan ada notifikasi dimulainya penyelidikan oleh perwakilan Amerika Serikat, ke Indonesia terkait hal ini. Pengumuman notifikasi akan diberikan pada tanggal 17 Januari 2013, seperti disampaikan oleh Ernawati (Tempo/rmr)


     


    Sumber: Ditjen PB (rmr)
 
Berita Terkait
Hits: 32 | Ditulis pada: 2014-12-22
MENUJU KEMANDIRIAN PAKAN IKAN NASIONAL

Pesatnya perkembangan usaha budidaya ikan saat ini, telah mendorong meningkatnya kebutuhan pembudidaya ikan terhadap pakan. Pakan merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam proses produksi perikanan budidaya, baik dari segi kualitas maupun harga. Untuk pakan, komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya ikan adalah 70 – 80 % dari total biaya produksi. “Salah satu cara untuk .... [Selengkapnya]

Hits: 209 | Ditulis pada: 2014-12-16
BUDIDAYA UDANG WINDU BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DUKUNG PERINGATAN HARI NUSANTARA 2014

Budidaya udang sampai saat ini masih menjadi primadona. Harga udang yang relatif tinggi, pasar yang masih terbuka lebar, teknologi yang sudah dikuasai dan serangan penyakit yang sudah dapat diatasi menjadi alasan. “Potensi lahan budidaya udang yang masih cukup luas dan meningkatnya animo masyarakat dalam berbudidaya udang mendorong pemerintah untuk terus memberikan pendampingan agar .... [Selengkapnya]

Hits: 77 | Ditulis pada: 2014-12-15
BUDIDAYA RUMPUT LAUT DORONG KEMANDIRIAN DAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Rumput laut saat ini adalah salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya karena volume produksinya yang cukup besar dan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Produksi rumput laut Indonesia tahun 2013 adalah sebesar 9,28 juta ton meningkat hampir 3 juta ton dari sebelumnya pada tahun 2012 sebesar 6,51 ton. “Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui .... [Selengkapnya]

  • Mengenal Ikan Napoleon
  • UGADI, Alternatif Usaha Budidaya Minapadi
  • Tebar Benih Udang Vaname di Kab. Cirebon
  • Kejayaan Udang Akan Kembali Berkibar
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Perkembangan Budidaya Laut di Lombok Timur
  • PENGUATAN KELEMBAGAAN DALAM PENCAPAIAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN BUDIDAYA
  • PENTINGNYA NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA
  • Hormon Tiroksin Dalam Pakan Buatan Pacu Pertumbuhan Benih Gurami
  • Link Terkait
    Informasi Lahan dan Air
    Whistleblower
    Unit Pengendalian Gratifikasi
    Sistem Arsip dan Persuratan
    Video Conference
    Pelayanan Publik
    UPT - Balai
    Video Kegiatan

    [Index Video]

    Kode Etik

    Semua hal yang terkait dengan kode etik DJPB, silahkan berkomunikasi melalui alamat e-mail: kode_etik@djpb.kkp.go.id, Atau kunjungi ruang konsultasi DJPB Gedung 165 Lantai 23


    Flag Counter
    Survey Pembaca







    Hasil Survey