Sabtu, 30 Agustus 2014
:: Selamat Datang di Situs Resmi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ::
Berita

    Pemerintah Bantah adanya subsidi pada ekspor udang ke AS
    Hits: 938 | Ditulis pada: 2013-01-16

    Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Ernawati, menyatakan pemerintah pada Selasa dinihari (15/1), telah memberi penjelasan kepada Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat soal tuduhan pemberian subsidi terhadap industri udang. Delegasi RI dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk AS, Dino Patti Djalal.

    Dalam penjelasannya, Duta Besar Dino menyampaikan bahwa kredit ekspor dan asuransi ekspor diberikan kepada seluruh usaha yang ada di Indonesia sehingga tidak dapat dianggap sebagai subsidi secara spesifik. Subsidi yang diberikan kepada nelayan kecil juga tidak dapat disamakan dengan subsidi kepada perusahaan eksportir.


    Rabu lalu (9/1), Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (Dirjen PB), Slamet Soebjakto, dihadapan wartawan usai acara Refleksi 2012 dan Outlook 2013 Kementerian Kelautan dan Perikanan, menyampaikan bahwa berdasarkan data produksi udang dan nilai bantuan yang diberikan, prosentase bantuan tersebut kurang dari 2 %. Bantuan yang diberikan pemerintah dalam rangka program revitalisasi tambak ini hanya sebagain kecil dari biaya produksi keseluruhan dan sifatnya hanya sebagai pemicu untuk menggairahkan kembali usaha budidaya udang di Indonesia. Sehingga bantuan tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai subsidi.


    Kini pemerintah tinggal menunggu apakah akan ada notifikasi dimulainya penyelidikan oleh perwakilan Amerika Serikat, ke Indonesia terkait hal ini. Pengumuman notifikasi akan diberikan pada tanggal 17 Januari 2013, seperti disampaikan oleh Ernawati (Tempo/rmr)


     


    Sumber: Ditjen PB (rmr)
 
Berita Terkait
Hits: 54 | Ditulis pada: 2014-08-22
SINERGI WUJUDKAN INDUSTRIALISASI PATIN DI KARAWANG

Budidaya patin di kawasan Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang sudah bergeliat dan menuju ke arah industrialisasi. Dengan memanfaatkan teknologi budidaya patin kolam dalam, BLUPPB Karawang telah berhasil menghasilkan patin dengan ukuran konsumsi sebanyak 3 – 4 ton per hari. “Teknologi budidaya patin kolam dalam yang diterapkan di sini telah berhasil .... [Selengkapnya]

Hits: 41 | Ditulis pada: 2014-08-22
TAMBAK TIR KARAWANG MENUJU KAWASAN INDUSTRIALISASI UDANG

Peningkatan produksi perikanan budidaya yang terjadi selama kurun waktu lima tahun terakhir ini, tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB). Peningkatan produksi ini selalu diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat baik pembudidaya ikan khususnya maupun masyarakat.... [Selengkapnya]

Hits: 47 | Ditulis pada: 2014-08-20
INDUSTRIALISASI PATIN DI SERDANG BEDAGAI, TINGKATKAN PRODUKSI DAN NILAI TAMBAH

Sumatera Utara ternyata memiliki potensi terpendam dalam usaha budidaya Patin. Sebelumnya Sumatera Utara terkenal dengan potensi budidaya udang dan budidaya nila di KJA. Tetapi saat ini budidaya patin juga muncul sebagai usaha yang patut diperhitungkan. “ Perkembangan budidaya patin di Sumatera Utara cukup signifikan dengan hasil yang luar biasa. Ini di dorong dengan adanya kawasan .... [Selengkapnya]

  • Mengenal Ikan Napoleon
  • UGADI, Alternatif Usaha Budidaya Minapadi
  • Tebar Benih Udang Vaname di Kab. Cirebon
  • Kejayaan Udang Akan Kembali Berkibar
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Perkembangan Budidaya Laut di Lombok Timur
  • PENGUATAN KELEMBAGAAN DALAM PENCAPAIAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN BUDIDAYA
  • PENTINGNYA NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA
  • Hormon Tiroksin Dalam Pakan Buatan Pacu Pertumbuhan Benih Gurami
  • Link Terkait
    UPT - Balai
    Video Kegiatan

    [Index Video]

    Kode Etik

    Semua hal yang terkait dengan kode etik DJPB, silahkan berkomunikasi melalui alamat e-mail: kode_etik@djpb.kkp.go.id, Atau kunjungi ruang konsultasi DJPB Gedung 165 Lantai 23