Selasa, 16 September 2014
:: Selamat Datang di Situs Resmi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ::
Berita

    Pemerintah Bantah adanya subsidi pada ekspor udang ke AS
    Hits: 947 | Ditulis pada: 2013-01-16

    Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Ernawati, menyatakan pemerintah pada Selasa dinihari (15/1), telah memberi penjelasan kepada Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat soal tuduhan pemberian subsidi terhadap industri udang. Delegasi RI dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk AS, Dino Patti Djalal.

    Dalam penjelasannya, Duta Besar Dino menyampaikan bahwa kredit ekspor dan asuransi ekspor diberikan kepada seluruh usaha yang ada di Indonesia sehingga tidak dapat dianggap sebagai subsidi secara spesifik. Subsidi yang diberikan kepada nelayan kecil juga tidak dapat disamakan dengan subsidi kepada perusahaan eksportir.


    Rabu lalu (9/1), Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (Dirjen PB), Slamet Soebjakto, dihadapan wartawan usai acara Refleksi 2012 dan Outlook 2013 Kementerian Kelautan dan Perikanan, menyampaikan bahwa berdasarkan data produksi udang dan nilai bantuan yang diberikan, prosentase bantuan tersebut kurang dari 2 %. Bantuan yang diberikan pemerintah dalam rangka program revitalisasi tambak ini hanya sebagain kecil dari biaya produksi keseluruhan dan sifatnya hanya sebagai pemicu untuk menggairahkan kembali usaha budidaya udang di Indonesia. Sehingga bantuan tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai subsidi.


    Kini pemerintah tinggal menunggu apakah akan ada notifikasi dimulainya penyelidikan oleh perwakilan Amerika Serikat, ke Indonesia terkait hal ini. Pengumuman notifikasi akan diberikan pada tanggal 17 Januari 2013, seperti disampaikan oleh Ernawati (Tempo/rmr)


     


    Sumber: Ditjen PB (rmr)
 
Berita Terkait
Hits: 66 | Ditulis pada: 2014-09-08
PERKUAT KERJASAMA DENGAN CHINA, UNTUK TINGKATKAN INVESTASI DAN TRANSFER TEKNOLOGI

Indonesia dengan China kembali memperkuat kerjasamanya di bidang kelautan dan perikanan khususnya di bidang perikanan budidaya. Dalam rangkaian kegiatan  Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Sharif C. Sutardjo, menghadiri APEC Ocean Related Minister Meeting (AOMM) ke 4 beberapa waktu lalu di Xiamen, Beijing dan Hongkong, MKP dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, .... [Selengkapnya]

Hits: 106 | Ditulis pada: 2014-09-08
BUDIDAYA SIDAT BERKELANJUTAN, JANJIKAN UNTUK BERLIPAT

Sidat merupakan salah satu komoditas dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. Saat ini, Jepang sebagai pasar terbesar komoditas sidat mampu menyerap 200.000 ton sidat  per tahun. “ Besarnya permintaan pasar Jepang dan juga pasar domestic Indonesia terhadap sidat merupakan peluang pasar yang menggiurkan dan harus dimanfaatkan oleh pelaku budidaya. Kelebihan lainnya dalah jenis .... [Selengkapnya]

Hits: 106 | Ditulis pada: 2014-09-05
UGADI DUKUNG PENERAPAN BLUE ECONOMY DI NUSA TENGGARA BARAT

Industrialisasi Kelautan dan perikanan berbasis blue economy yang  dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), telah terbukti memberikan dampak yang positif. Di bidang perikanan budidaya, industrialiasi berbasis blue economy diterapkan dalam suatu bisnis model dengan menerapkan beberapa prinsip. “Model Bisnis Akuakultur yang Berbasis Blue Economy atau .... [Selengkapnya]

  • Mengenal Ikan Napoleon
  • UGADI, Alternatif Usaha Budidaya Minapadi
  • Tebar Benih Udang Vaname di Kab. Cirebon
  • Kejayaan Udang Akan Kembali Berkibar
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Panen Patin di Lampung Tengah
  • Perkembangan Budidaya Laut di Lombok Timur
  • PENGUATAN KELEMBAGAAN DALAM PENCAPAIAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN BUDIDAYA
  • PENTINGNYA NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA
  • Hormon Tiroksin Dalam Pakan Buatan Pacu Pertumbuhan Benih Gurami
  • Link Terkait
    UPT - Balai
    Video Kegiatan

    [Index Video]

    Kode Etik

    Semua hal yang terkait dengan kode etik DJPB, silahkan berkomunikasi melalui alamat e-mail: kode_etik@djpb.kkp.go.id, Atau kunjungi ruang konsultasi DJPB Gedung 165 Lantai 23