Minggu, 1 Maret 2015
:: Selamat Datang di Situs Resmi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ::
Berita

    12 Pokdakan Digelontor Bantuan Usaha Perikanan Budidaya Rp 780 Juta
    Hits: 827 | Ditulis pada: 2012-08-08

    PURBALINGGA - Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si, Selasa (7/8) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Pengembangan Usaha Mina Pedesaan  Perikanan Budidaya (BLM PUMP-PB) kepada 12 kelompok petani pembudidaya ikan (Pokdakan) di Purbalingga. Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 780 juta.


    Penyerahan bantuan yang dijadwalkan berlangsung di Pendopo Dipokusumo Pemkab juga dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI  Ir. H. M. Romahurmuziy, MT, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Ir. Trisno Utomo, MM, Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si dan pengurus Pokdakan penerima BLM PUMP PB Tahun 2012  dari Kabupaten Temanggung, Banjarnegara, Kebumen, dan Banyumas.


    Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinnakan) Kabupaten Purbalingga, Siswanto, S.Pt, M.Si mengatakan, BLM PUMP-PB merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian bantuan pengembangan usaha bagi pembudidaya ikan untuk menumbuh kembangkan usaha perikanan budidaya sesuai dengan potensi masyarakat dan desanya.


    “Sasaran bantuan ini agar pokdakan dapat mendukung pencapaian target peningkatan produksi dan industrialisasi perikanan budidaya,” kata Siswanto, Senin (6/8).


    Siswanto merinci, Pokdakan penerima bantuan untuk budidaya ikan gurame terdiri kelompok Mina Tirta Wungu (Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja), Ababil (Cipawon, Bukateja), Muda Lestari (Langgar, Kejobong), Sida Mukti (Majasem, Kemangkon), Rejo Sari (Kedung Legok, Kemangkon), Sumber Makmur (Sumingkir, Kutasari), dan Pokdakan Guramih Sari (Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan). Kemudian untuk budidaya ikan lele meliputi pokdakan Sahabat (Purbasari, Karangjambu), Rawa Mas (Lamuk, Kejobong), dan Pokdakan Puji Lestari (Margasana, Kertanegara).


    Dua Pokdakan lainnya yakni pokdakan Mugi Berkah (Jambudesa, Karanganyar) yang membudidayakan ikan Patin dan pokdakan Sida Urip (Jingkang, Karangjambu) yang membudidayakan ikan nila.


    “Masing-masing Pokdakan menerima dana Rp. 65 juta per kelompok dengan total seluruhnya Rp 780 juta. Sedang total anggota kelompok sebanyak 173 petani pembudidaya ikan,” jelas Siswanto.


    Siswanto menambahkan, pembudidaya ikan penerima bantuan merupakan warga tidak mampu, bukan perangkat desa, bukan PNS atau anggota TNI serta memiliki usaha budidaya ikan skala kecil atau pemula. Sedang mekanisme penyalurannya melalui rekening langsung ke Pokdakan. “Bantuan ini nantinya akan dievaluasi, dan diharapkan berhasil dengan indikator antara lain produksi ikan meningkat, ada peningkatan penghasilan pembudidaya, serapan tenaga kerja, tumbuhnya wira usaha baru serta usaha perikanan budidaya itu berkelanjutan,” tambah Siswanto


    Sumber: www.jatengprov.go.id
 
Berita Terkait
Hits: 54 | Ditulis pada: 2015-02-27
KEMANDIRIAN, BERDAYA SAING DAN BERKELANJUTAN, KUNCI PERIKANAN BUDIDAYA KE DEPAN

Perikanan budidaya merupakan sub sektor yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik masyarakat pembudidaya maupun di sekitar lingkungan budidaya. Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian (SPP) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2014 menunjukkan bahwa perikanan budidaya menduduki empat besar sumber pendapatan dengan rata-rata pendapatan .... [Selengkapnya]

Hits: 63 | Ditulis pada: 2015-02-25
WAKIL RAKYAT APRESIASI KEBERHASILAN MINAPOLITAN PERIKANAN BUDIDAYA DI KAB. BANJAR- KALSEL

Pengembangan kawasan minapolitan telah mendorong peningkatan produksi secara signifikan. Kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya yang merupakan konsepsi pembangunan ekonomi yang berbasis kawasan berdasarkan prinsip – prinsip terintegrasi, efisiensi, dan percepatan pembangunan, telah memunculkan kawasan perikanan budidaya yang baru dan mendukung perekonomian daerah. “Minapoli.... [Selengkapnya]

Hits: 102 | Ditulis pada: 2015-02-24
PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LOKAL TINGKATKAN EKONOMI DAERAH

Perikanan budidaya terus berupaya mengembangkan komoditas lokal dan asli daerah untuk mendukung program ketahanan pangan dan gizi. Seperti yang sedang dilakukan oleh salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) yaitu Balai Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin dalam mengembangkan komoditas lokal Kalimantan Selatan seperti Ikan .... [Selengkapnya]

  • Volume Impor Hasil Perikanan Turun 35,95%
  • KKP Salurkan PUMP di Lampung
  • Bulog Diminta Stabilkan Harga Komoditas Kelautan dan Perikanan
  • Kabupaten Mitra Ditetapkan Sebagai Kawasan Minapolitan
  • PDB Perikanan Sebesar Rp 65,84 Triliun Dipatok KKP
  • Budidaya Kerang Harus Dilakukan
  • Kubu Raya akan kembangkan kepiting bakau
  • Rumput Laut Anugerah Bagi Masyarakat Nunukan
  • KKP Sediakan Rp24 M untuk Perikanan Riau
  • KKP Targetkan Ekspor Perikanan 2012 US$ 4,2 Juta
  • Link Terkait
    Informasi Lahan dan Air
    Whistleblower
    Unit Pengendalian Gratifikasi
    Sistem Arsip dan Persuratan
    Video Conference
    Pelayanan Publik
    UPT - Balai
    Video Kegiatan

    [Index Video]

    Kode Etik

    Semua hal yang terkait dengan kode etik DJPB, silahkan berkomunikasi melalui alamat e-mail: kode_etik@djpb.kkp.go.id, Atau kunjungi ruang konsultasi DJPB Gedung 165 Lantai 23


    Flag Counter
    Survey Pembaca







    Hasil Survey